Pemograman PHP
Apri
Selamat datang kembali pembaca yang budiman.. Saya tahu bahwa anda yang membuka artikel ini adalah orang-orang yang mengerti bahwa belajar adalah Penting, dan membaca adalah cara terbaik untuk belajar.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi tentang apa itu pemograman PHP. Oke.. silahkan di baca ya..
PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS. Lihat juga CMS Terbaik yang dibangun menggunakan PHP.
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Versi terbaru dari bahasa pemograman PHP adalah versi 5.6.4 yang resmi dirilis pada tanggal 18 Desember 2014.
Untuk Versi terbaru cek disini : php.net
Berikut adalah contoh sintak php :

Sekian dulu ya.. semoga bermanfaat.
Sumber: Tante Wiki dan Om Gugel
Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi tentang apa itu pemograman PHP. Oke.. silahkan di baca ya..
PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS. Lihat juga CMS Terbaik yang dibangun menggunakan PHP.
Sedikit catatan kecil dari penulis :
"Saya juga sangat meminati bahasa pemograman ini, selain mudah di aplikasikan, PHP juga bahasa pemograman Open Source "Gratis".. Yoo.. semua orang suka yang gratis." Hehehe..
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Versi terbaru dari bahasa pemograman PHP adalah versi 5.6.4 yang resmi dirilis pada tanggal 18 Desember 2014.
Untuk Versi terbaru cek disini : php.net
Berikut adalah contoh sintak php :
Sintak PHP selalu di awali tag <?php dan di akhiri dengan ?>

Sekian dulu ya.. semoga bermanfaat.
Sumber: Tante Wiki dan Om Gugel
14.15
Materi Kuliah
,
Pemograman
,
PHP
Cara membuat daftar isi menggunakan microsoft word
Apri
Pada postingan kali ini saya ingin berbagi bagaimana membuat daftar isi otomatis di microsoft word. sebenarnya tidak terlalu sulit, perhatikan langkah-langkah dibawah ini dengan baik.
1. buka makalah yang akan dibuat daftar isi, letakan kursor pada halaman terakhir, kemudian buatlah halaman baru dengan cara klik insert sorot icon page break , perhatikan gambar 1 di bawah ini
Gambar 1
2. Buatlah tulisan Daftar Isi pada halaman tersebut.
3. Bloklah tulisan BAB 1 PENDAHULUAN, BAB 2 PEMBAHASAN, BAB 3 PENUTUP dan Daftar Pustaka, agar lebih paham perhatikan gambar 2
Gambar 2
4. Kemudian pada style plih heading 1, lakukan hal yang sama untuk BAB 2 PEMBAHASAN, BAB 3 PENUTUP dan DAFTAR PUSTAKA. Perhatikan gambar 3

Gambar 3
Setelah heading 1 dipilih maka tampilan akan berbeda dari tampilan 1 menjadi pada gambar di bawah ini, posisi Tulisan BAB 1 PENDAHULUAN yang awalnya berada pada posisi tengah akan berubah di posisi kiri seperti pada gambar 4

Gambar 4
5. Selanjutnya kita blok sub bab pada makalah seperti 1.1. Latar Belakang, 1.2. Rumusan Masalah, 1.3. Tujuan penulisan makalah dan sub bab pada bab 2 dan bab 3, perhatikan gambar 5

Gambar 5
6. Kemudian pada style pilih heading 2 yang terletak pada samping kanan heading 1

Gambar 6
Setelah dipilih heading 2, maka posisi tulisan 1.1. Latar Belakang akan berpindah posisi kesamping kiri tepat di bawah tulisan BAB 1 Pendahuluan.
7. Setelah itu letakan kursor pada halaman terakhir tepat di bawah tulisan daftar isi, kemudian klik references dan pilih table of contents pilih insert table of contens perhatikan gambar 7

Gambar 7
Setelah kita pilih insert table of contens maka akan muncul layar insert table of contens

Gambar 8
Kemudian pilih options maka akan muncul tampilan seperti gambar 9

Gambar 9
pada tampilan table of contens options tersebut ada kolom bergaris biru yg berisi tulisan heading 1,2 dan 3 harus terceklis, begitu juga dengan tulisan outlines harus terceklis, kemudian pilih OK. Maka daftar isi automatic akan terbentuk seperti pada gambar di bawah ini dalam kotak bergaris biru.
Gambar 10
sekarangselesai sudah cara membuat daftar isi otomatis, selamat mencoba….
Sumber
07.43
Materi Kuliah
,
Metodologi Penelitian
Media Penyimpanan Data Komputer
Apri
Media
penyimpanan atau storage atau memori dapat dibedakan atas 2 bagian, yaitu :
-
Internal Storage ( Primary
Storage )
-
External Storage ( Secondary
Storage )
INTERNAL STORAGE
Internal Storage
adalah storage yang terletak di dalam atau berhubungan langsung dengan Control
Processing Unit.
Storage ini
terdiri dari :
- Main Storage
- General Storage
- Control Register
- Floating Point Register
- Relocatable Control Storage
- Buffer
EXTERNAL STORAGE
External Storage
adalah storage yang terpisah atau tidak berhubungan langsung dengan CPU
misalnya Magnetic Tape dan Magnetic Disk.
MEDIA PENYIMPANAN YANG MUTAKHIR
MEMORI DAN MEDIA
Pada tahap
pertama memori komputer berwujud ROM (Read Only Memory) dan RAM (Random Access
Memory). Kelemahannya, memori ini berbentuk chip, dan terbatas kapasitasnya.
Isi ROM memang tidak akan terhapus oleh matinya arus listrik. Tetapi isi RAM
akan terhapus bila listrik mati.
Sementara itu,
dalam mengoperasikan komputer yang ingin agar program, data dan hasil kerja
komputer dapat direkam dan dapat diambil lagi sewaktu-waktu. Oleh sebab itu
muncul pemikiran perlunya dibuat media penyimpanan, sebagai perpanjangan dari
fungsi memori.
Media
penyimpanan kini banyak jenisnya, contohnya adalah floppy disk, hard disk ,
CD-ROM.
FLOPPY DISK
Floppy disk
adalah media penyimpanan yang terbuat dari plastik mylar. Plastik tipis ini
dilapisi bahan magnetik dan dibungkus dalam sebuah jaket plastik pula.
Terdapat beberapa ukuran disket, yaitu 8
inci, 5¼ inci dan 3½ inci.
HARD DISK
Hard disk
disebut juga fixed disk. Tetapi istilah Fixed Disk menjadi tidak tepat, karena
kini sudah muncul Removable Hard Disk. Kata hard disk menunjuk pada bahan
disknya yang memang keras. Kalau floopy disk dibuat dari plastik mylar, maka
hard disk dibuat dari alumunium dan dilapisi bahan magnetik.
CD-ROM
CD-ROM ( Compact
Disk Read Only Media ) merupakan salah satu terobosan baru dalam bidang media
penyimpanan. Bahan piringan CD-ROM adalah plat alumunium yang dilapisi bahan
semacam chrome yang mengkilat. Disini tidak dipakan bahan magnetik, melainkan
bahan yang memantulkan cahaya.
Dibandingkan
dengan hard disk, kecepatan kerja CD-ROM lebih lambat lima kali. Hal ini karena cara
pengalamatannya yang mirip dengan cara sekuensial.
CD-ROM tepat
untuk digunakan dalam penyimpanan data yang sifatnya permanen, misalnya data
base perpustakaan, bank data dan lain-lain data yang tidak terlalu sering
di-update.
11.59
Materi Kuliah
,
PTI
Input dan Output device
Apri
Input Device
adalah suatu bagian/komponen dari sistem komputer yang berfungsi untuk tempat
kita memasukkan data maupun instruksi-instruksi kepada komputer.
Data maupun
instruksi yang kita masukkan ke dalam komputer adalah data/instruksi yang masih
dalam bahasa ataupun kode-kode, sedangkan mesin komputer hanya mengenal
data/instruksi tersebut jika sudah dalam bentuk kode-kode binar (bit), jadi
agar komputer bisa mengenal data/instruksi-instruksi tersebut, alat inilah yang
akan melakukan terjemahan/konversinya. Alat-alat Input
(Input Device) ini antara lain adalah
- Card Reader
- Magnetic Ink Character Reader (M.I.C.R)
- Optical Character Reader (O.C.R)
Output Device
adalah suatu komponen dari sistem komputer yang berfungsi untuk tempat
mengeluarkan hasil-hasil pengolahan yang telah dilakukan oleh komputer.
Semula hasil
pengolahan komputer ini juga merupakan kode/simbol yang masih dalam bentuk kode
binar (bit), maka agar kita sebagai pemakai komputer bisa membacanya, simbol
binar itu harus dikonversikan lagi ke dalam bentuk bahasa yang kita kenal.
Output device inilah yang berfungsi melakukan tugas tersebut.
Alat-alat output
ini antara lain adalah :
- Printer
- Plotter
- Card Punch
- Dll.
Device-device
yang kita sebutkan diatas adalah device-device yang hanya berfungsi sebagai
input saja ataupun sebagai outpu saja. Ada
juga device-device lain yang bisa berfungsi sebagai input dan sekaligus berfungsi
sebagai outpu, antara lain :
- Magnetic Tape Unit
- Magnetic Disk Unit
- Paper Tape Unit
- Console
- Display Unit
- Card Read Punch
- Dll
11.53
Materi Kuliah
,
PTI
KONFIGURASI SISTEM KOMPUTER
Apri
komponen
yang membentuk suatu sistem komputer terbagi menjadi 5 komponen yaitu :
- Input Device
- Storage Unit
- CPU
- Output device
- CCU (Communication Control Unit)
Seperti telah
disebutkan diatas, ke 5 komponen atau peralatan itulah yang merupakan
konfigurasi dari sistem komputer. Konfigurasi
sistem komputer tersebut kita bisa gambarkan sebagai berikut :
KETERANGAN
Data/perintah
akan masuk melalui peralatan input (input device). Data/perintah tersebut bisa
dimasukkan langsung ke peralatan input ataupun melalui CCU. Data/perintah itu
kemudian dimasukkan ke dalam memori (tempat penyimpanan) kemudian dari sini
data tersebut akan dikirim ke CPU untuk diolah dan hasil pengolah CPU ini akan
dibawa lagi ke memori. Dari memori hasil-hasil pengolahan CPU ini bisa
dikeluarkan sebagai output/hasil melalui media output (Output Device) atau
disimpan saja di memori untuk digunakan dalam proses selanjutnya.
Seluruh kegiatan
pemindahan data, perhitungan-perhitungan dan lain-lain pekerjaan yang dilakukan
oleh komponen/device-device komputer tersebut akan dikontrol oleh suatu alat
yang kita sebut dengan Control Unit.
11.50
Materi Kuliah
,
PTI
Hardware Komputer
Apri
MENGENAL PERANGKAT KERAS
(HARDWARE) KOMPUTER
Sebagaimana kita
ketahui bahwa komputer adalah serangkaian peralatan elektronika yang
bergabung/terpadu dan bekerja secara bermacam-macam serta terkoordinasi oleh
suatu sistem operasi.
Seperangkat
alat-alat elektronika ini adalah berupa mesin-mesin/komponen-komponen yang
secara lahiriah ada dan bisa dilihat, peralatan-peralatan/komponen-komponen
inilah yang kita sebut dengan ‘COMPUTER HEARD-WERE’.
Pada umumnya
suatu kesatuan peralatan komputer haruslah terdiri minimal oleh 4 komponen
yaitu :
·
Input device
·
Storage Unit
·
CPU (Central Processing Unit)
·
Output device
Akhir-akhir ini
kemajuan teknologi yang terus berkembang dan kebutuhan orang akan informasi
juga bertambah terutama dalam hal kecepatan penyampaian informasi maka
diperlukan suatu alat/komponen lain yang bisa menyampaikan data/informasi ke
dan dari komputer kepada si pemohon secara cepat pula.
Alat ini kita
sebut dengan CCU (Communication Control Unit) yaitu suatu peralatan yang
berfungsi untuk memudahkan/memancarkan sinyal-sinyal data/perintah dari suatu
tempat ke tempat lain atau dari suatu komputer ke komputer lain dengan jarak
yang jauh sekali.
Dengan adanya
alat ini maka umumnya komputer-komputer sekarang inipun selalu melengkapi alat
ini sebagai sesatuan sistem komputernya.
Jadi komponen
yang membentuk suatu sistem komputer sekarang inipun menjadi 5 komponen yaitu :
- Input Device
- Storage Unit
- CPU
- Output device
- CCU (Communication Control Unit)
11.47
Materi Kuliah
,
PTI
CARA KERJA DARI SUATU SISTEM KOMPUTER
Apri
Suatu sistem
komputer adalah merupakan gabungan dari beberapa peralatan komputer yang saling
berhubungan dan terkoordinasikan oleh suatu sistem operasi. Sistem komputer
bekerja sesuai dengan instruksi-instruksi yang diberikan padanya melalui Bahasa
Pemrograman yang dikenalnya. Dalam suatu sistem komputer terdapat
bagian/peralatan untuk menerima dan memasukkan data dan instruksi. Alat ini
kita sebut INPUT DEVICE. Data yang dimasukkan melalui input device ini akan
ditampung dalam suatu peralatan komputer yang disebut memory atau storage. Data
yang telah berada dalam storage akan dimasukkan oleh suatu bagian komputer yang
kita sebut CPU (Central Processing Unit). CPU ini terdiri dari Control Unit dan
Arithmatic Logical Unit.
Proses data
serta perhitungan-perhitungan dilakukan oleh arithmatic logical unit sesuai
dengan instruksi yang kita berikan dalam bahasa pemrograman. Setelah proses dan
perhitungan dilakukan, maka selanjutnya akan dikeluarkan melalui OUTPUT DEVICE.
11.46
Materi Kuliah
,
PTI
PENGOLAHAN DATA DENGAN KOMPUTER
Apri
PENGERTIAN DATA DAN INFORMASI
Kegiatan
pengolahan data sudah dimulai sejak dahulu sejalan dengan perkembangan sistem
catat mencatat, yaitu disaat kegiatan manusia sudah semakin banyak sehingga
sukar bagi manusia untuk mengingatnya. Kegiatan catat mencatat ini dilakukan
diberbagai bidang pekerjaan baik oleh perorangan, perusahaan atau pemerintahan.
Dengan semakin bertambahnya jumlah dan arti Data bagi manusia maka mereka
berusaha untuk membuat alat yang dapat menggantikan manusia dalam hal
catat-mencatat atau administrasi ini.
Hal ini terjawab
oleh kemajuan teknologi manusia dengan diciptakannya KOMPUTER sebagai alat
pengganti tersebut. Kegiatan catat-mencatat inilah yang sekarang disebut orang
dengan istilah DATA PROCESSING. Pada saat ini kegiatan Data Processing ini
sudah makin luas, baik dalam kegiatan yang berorientasi kepada ilmu
pengetahuan, komersil/bisnis maupun kegiatan pemerintahan, sehingga data yang
diolahpun akan bermacam-macam jenisnya sesuai dengan bidang pekerjaan tersebut.
Data yang diolah di sini bisa berupa dokumen, surat , kata, bagan, grafik, kondisi, situasi,
ide, objek dll yang bisa kita tata. Jadi
data tersebut bisa berupa kartu pegawai, daftar mahasiswa, daftar persediaan
barang, catatan pemakai listrik, daftar penjualan barang, absensi murid dan
lain sebagainya.
Dari keterangan
diatas dapat diambil kesimpulan bahwa data tersebut merupakan bahan yang akan
diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih mempunyai arti.
Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan data atau hasil proses dari data
tersebut.
Setelah
dilakukan pengolahan, maka sifat data akan berubah sehingga bertambah
kegunaannya yang dapat dipakai untuk suatu tujuan tertentu atau untuk analisis
dan pengambilan keputusan. Biasanya informasi terdiri dari “Selected Data”
yaitu data yang terpilih, tergabung dan disusun sesuai dengan kebutuhan dari
pemakai data, masalah waktu, tempat dan fungsinya.
Proses perubahan
dari data menjadi informasi merupakan fungsi utama dari pengolahan data.
Komputer adalah
mesin pengolah data yang diciptakan manusia dengan tujuan memberikan jalan
untuk mempertinggi produktivitas.
Produktivitas
dapat ditingkatkan dalam pengertian :
- Dengan mempergunakan komputer kesanggupan mengolah data atau memecahkan masalah akan lebih besar dengan mutu yang lebih baik.
- Dengan mempergunakan komputer sebagai pengolah data atau pemecahan suatu masalah dapat lebih cepat terselesaikan
- Dengan mempergunakan komputer, pengolahan data atau pemecahan masalah dapat dilaksanakan lebih teliti dan lebih efektif.
Jika ditinjau
dari segi fungsionil, komputer itu bisa kita anggap sebagai pelaksana tugas,
agar pekerjaan bisa diselesaikan secara baik dan effisien, maka pengolah data
harus ada paling sedikit 3 persyaratan :
- Kumpulan data atau INPUT yang akan diolah.
- Prosedur pengolahan atau prosessing yang telah direncanakan.
- Hasil atau OUTPUT yang diinginkan dan akan dipergunakan untuk melakukan tindakan-tindakan selanjutnya.
-
Mesin komputer sebagai pelaksana tugas tidak jauh berbeda dengan manusia yang juga sebagai pelaksana tugas.Marilah kita tinjau pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh manusia dan pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh komputer.
- PROBLEMA DAN DATA
Proses pelaksanaan tugas baru timbul, jika ada tugas atau ada persoalan yang dikerjakan atau dipecahkan. Untuk pemecahan masalah tersebut haruslah tersedia datanya.- INSTRUKSI ATAU PROGRAM
Bagaimana pemecahan persoalan, hendak diapakan data tersebut harus dijelaskan pada pelaksanaan tugas. Dengan perkataan lain harus ada instruksi yang menegaskan tentang hendak diapakan data tersebut, dan bagaimana pelaksanaan tugas pemecahan problemanya supaya diperoleh hasil yang diinginkan.Jika si pelaksana tugas tersebut adalah komputer, maka instruksi tersebut harus kita susun menjadi suatu PROGRAM yang disebut dalam suatu bahasa yang dapat diterjemahkan oleh Kompilator ke dalam bahasa mesin sehingga komputer dapat mengerti.- BAHASA PEMROGRAMAN (PROGRAMMING LANGUAGE)
Dalam memberikan instruksi ini haruslah disampaikan dalam suatu bahasa. Untuk manusia sebagai pelaksana tugas, instruksi tersebut bisa kita sampaikan dengan lisan atau dengan suatu tulisan yang bisa dimengerti oleh pelaksana tugas tersebut.Komputer sebagai pelaksana tugas dapat menerima instruksi dengan bahasa yang dapat dimengerti olehnya.- ALAT PERANTARA ATAU INPUT MEDIA
Instruksi yang sudah dinyatakan dalam bahasa tersebut diatas, haruslah disampaikan kepada pelaksana tugas melalui alat perantara (media). Alat perantara untuk menyampaikan instruksi tersebut kepada pelaksana tugas inilah yang dimaksud dengan MEDIA. Jika instruksi kita tuliskan pada kertas, maka kertas tersebut kita sebut sebagai input.- PENTERJEMAH ATAU KOMPILATOR (COMPILER)
Instruksi yang telah dinyatakan dalam bahasa dan disampaikan melalui media input tersebut haruslah dimengerti oleh pelaksana tugas. Jika instruksi tersebut tidak dimengerti oleh pelaksana tugas, haruslah dicarikan penterjemahnya. Dalam bahasa komputer penterjemah ini disebut Kompilator. Dengan adanya kompilator inilah komputer bisa mengerti akan instruksi yang kita berikan padanya.- LOGIKA & ARITMATIKA
Dalam memecahkan suatu problema atau masalah, maka perlu dicarikan cara dan bagaimana jalan yang terbaik agar masalah tersebut bisa terselesaikan. Dalam pemecahan masalah ini biasanya diperlukan suatu logika (logic) dan suatu perhitungan-perhitungan (arithmatic) yang diperlukan.- DAYA INGAT (MEMORY)
Logika dan perhitungan aritmatika tersebut baru dapat dimanfaatkan dalam pemecahan masalah jika disertai dengan INGATAN yang kuat. Cara berfikir yang logis dan daya ingat yang kuat sangat membantu dan mempermudah dalam penyelesaian suatu tugas. Dalam bahasa komputer daya ingat ini kita sebut MEMORI dari komputer tersebut.- PENGALAMAN/LIBRARY
Berhasil atau tidaknya pelaksanaan tugas biasanya tergantung dari pengalaman yang dimiliki. Pengalaman yang banyak sangat berguna dalam penyelesaian tugas-tugas tersebut. Dalam komputer, pengalaman tersebut dinamakan LIBRARY PROGRAM. Bagi manusia sebagai pelaksana tugas, kesanggupan otak ini sangat terbatas, tetapi manusia dapat memanfaatkan buku-buku yang berisikan teori yang berguna dan bermanfaat. Begitu juga dengan komputer Library program yang besar, sangat membantu kesanggupannya dalam memecahkan masalah.- MEDIA OUTPUT SERTA HASIL PEMROSESAN
Hasil yang diperoleh tergantung dari data yang tersedia untuk diolah. Prinsip “GARBAGE IN GARBAGE OUT” berlaku, yaitu jika data yang diolah tidak sempurna atau salah, maka hasil yang diperoleh juga tidak akan baik. Jenis dan bentuk dari hasil ini tergantung dari keinginan si pemakai (user). Untuk penyampaian hasil ini kepada si pemakai maka diperlukan suatu alat perantara yaitu OUTPUT MEDIA. Output media dalam komputer bisa berupa : kertas printer.- KEMAMPUAN MENGKOORDINASI DAN SISTEM OPERASI
Seperti kita ketahui bahwa kita sebagai unit pelaksana tugas, tidaklah bisa mengerjakan seluruh tugas tersebut dengan sendiri-sendiri. Biasanya pekerjaan tugas tersebut terbagi-bagi dengan unit lain yang berhubungan satu dengan lainnya. Jika kita tidak bisa mengkoordinasikan seluruh unit ini dengan baik, maka kita tidak bisa mengharapkan suatu hasil yang baik pula. Jadi dalam pelaksanaan tugas tersebut atau tidaknya kita dalam pemecahan suatu masalah adalah tergantung dari kemampuan kita dalam mengkoordinasikan baik petugas pelaksana, peralatan serta hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan tersebut. Pada komputer kemampuan untuk mengkoordinasikan ini kita sebut dengan OPERATING SYSTEM.Operating system inilah yang akan mengkoordinasikan seluruh peralatan atau device yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu sistem komputer.
11.45
Materi Kuliah
,
PTI
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




